Kamis, 01 Mei 2008

Google : The Secret

Google : The Secret

Rasanya tidak ada pengguna internet yang tidak tahu tentang Google. Google terkenal sebagai sebuah website search engine yang saat ini paling banyak digunakan. Nama google sebenarnya diambil dari istilah di bidang matematika yaitu googol, yaitu bilangan satu yang diiikuti oleh 100 bilangan nol dibelakangnya. Pemilihan nama Google ini menggambarkan misi dari perusahaan tersebut untuk dapat mengelola informasi yang jumlahnya tidak terbatas yang terdapat di internet. Saking terkenalnya Google sebagai search engine, kata google (googling) sendiri mulai digunakan sebagai bahasa umum untuk sinonim dari kata search (searching). Sebagai sebuah perusahaan multinasional, Google sebenarnya masih tergolong sangat muda. Google Inc. didirikan pada tahun 1998 oleh Larry Page dan Sergey Brin. Mereka bertemu pada tahun 1995 di Universitas Stanford. Ketika itu, Larry berumur 24 tahun sementara Sergey berumur 23 tahun Awalnya mereka selalu mempunyai pendapat yang berbeda untuk setiap topik yang mereka diskusikan. Sampai akhirnya mereka menemukan minat dan tantangan yang sama di bidang komputasi, yaitu bagaimana mendapatkan informasi relevan dari sejumlah besar data.

Mereka mungkin tidak pernah membayangkan Google akan menjadi sebesar sekarang ini ketika mereka mulai bekerja sama dalam proyek riset tersebut pada tahun 1996. Setahun kemudian mereka berhasil membangun sebuah search engine bernama BackRub. Begitu dipublikasikan, BackRub langsung memperoleh kesan yang sangat baik dari mereka yang pernah melihatnya. Mereka terus bekerja menyempurnakan teknologi yang mereka ciptakan tersebut. Pada tahun 1998 ketika proyek mereka akhirnya selesai mereka mengganti nama BackRub dengan Google.

Awalnya mereka berniat menjual teknologi mereka ke perusahaan-perusahaan yang berminat. Namun ternyata tidak banyak perusahaan yang tertarik mengingat waktu itu nama Google belum terkenal. Salah satu orang yang mereka temui ketika itu adalah David Filo, pendiri yahoo. Filo setuju bahwa teknologi Google sangat bagus, tetapi alih-alih membelinya, Filo malah mendorong Larry dan Sergey untuk mendirikan perusahaannya sendiri. Karena tidak berhasil menarik minat perusahaan-perusahaan besar, akhirnya Larry dan Sergey memutuskan untuk mendirikan perusahaan sendiri.

Keputusan tersebut membuat mereka berdua harus menunda keinginan mereka untuk mengambil gelar Ph.D. Mereka mulai berkeliling untuk mencari investor yang mau menanamkan uangnya untuk perusahaan baru mereka. Mereka juga membuat sendiri semua detil rencana bisnisnya. Usaha pencarian modal mereka membuahkan hasil dengan mengumpulkan uang sebesar 1 juta dollar. Uang tersebut terutama digunakan untuk membeli hardware canggih agar dapat mendukung teknologi Google mereka. Google Inc. akhirnya resmi berdiri pada September 1998. Kantor pertamanya hanyalah sebuah garasi di daerah Menlo Park, California, yang cukup untuk menampung para staff pertamanya sebanyak tiga orang. Saat ini, Google mempunyai kantor cabang yang tersebar di seluruh dunia, dengan jumlah karyawan lebih dari 10000 orang. Hanya dalam waktu yang relatif singkat, sembilan tahun, Google berhasil berkembang menjadi perusahaan besar yang multinasional.

Fakta ini menunjukkan kepada kita bahwa perkembangan suatu perusahaan itu tidak ditentukan oleh umur perusahaan tersebut. Perusahaan yang sudah lama berdiri belum tentu akan lebih berhasil daripada perusahaan yang baru berdiri. Kunci sukses Google yang pertama terletak pada ketajaman page dan Brin dalam menangkap kebutuhan masyarakat yang haus akan informasi, dan melakukan inisiatif yang tepat untuk memenuhinya. Selain itu, dalam masa-masa sulit mengembangkan usahanya, mereka tetap menjaga fighting spirit dalam diri mereka, sehingga mampu bertahan dan bahkan berhasil secara luar biasa. Kini, mampukah kita menerapkan dua pelajaran tersebut pada perusahaan kita, Smart Telecom?

(adw, agr, dan – brn)

SONY [R]EVOLUTION

SONY [R]EVOLUTION
Apa arti sebuah nama? pertanyaan itu yang akan muncul saat pembicaraan sebuah nama dilakukan. Soekarno mengatakan “Name is everything” . Nama adalah segalanya. Bagi sebuah perusahaan nama adalah image yang akan terus tertanam dalam benak konsumennya.

SONY. Orang mengenalnya lewat produk elektronik,  televisi, sound system, computer, walkman serta produk terkininya PS3 dan PS portable. Dengan inovasi  dan kualitasnya, produk SONY menyebar ke seluruh dunia dan merambah bidang-bidang lain seperti film, musik dan games.
SONY didirikan pada 1946 oleh Akio Morita dan Masaru Ibuka dengan nama Tokyo Tsushin Kogyo K.K. (Tokyo Telecommunications Engineering Corporation), selanjutnya disebut Totsuko. Produk pertamanya adalah power megaphone yang keluar pada bulan Oktober 1947. Kemudian disusul dengan magnetic tape recorder pada Juli 1950. produk-produk ini meningkatkan penjualan dan nama Totsuko mulai dikenal secara luas.

Meningkatnya penjualan ini sangat menggembirakan bagi perusahaan. Tetapi disisi lain, Akio melihat ketergantungan penjualan yang tinggi pada pasar dalam negeri. Naik turunnya performa perusahaan akan mengikuti kondisi perekonomian dalam negeri. Hal ini akan membahayakan perusahaan. Totsuko melihat peluang untuk memperluas pasar bagi produknya dengan melakukan penjualan ke seluruh dunia. Dan juga peluang untuk masuk pada bidang lain selain elektronik.Totsuko menjalankan rencananya dengan melakukan perubahan image perusahaan. Image yang mencerminkan visi, misi dan nilai perusahaan yang dapat diterima pasar dunia. Pada tahun 1955 Tostsuko memulainya dengan dicantumkannya logo SONY pada produknya. Perdebatan mulai timbul, dari pihak internal dan juga eksternal. Karyawan mulai menanyakan maksud dan arah perusahaan dan kemungkinan kegagalan yang akan mengancam pada kehidupan mereka. Mereka merasa ini  adalah sebuah perjudian. Nama yang sudah tertanam dalam benak konsumen dalam negeri selama sepuluh tahun akan dibongkar dan diganti dengan nama baru. Dan juga pemilihan nama SONY, sangat tidak biasa perusahaan Jepang menggunakan nama Romawi. Bank Mitsui sebagai pendukung SONY juga menanyakan alasan perubahan nama tersebut. Membutuhkan waktu sepuluh tahun bagi Totsuko untuk dapat dikenal, dan setelah itu mengapa harus melakukan perubahan yang tidak signifikan, demikian pertanyaan dari Bank Mitsui.

Akhirnya setelah melakukan inisiasi selama tiga tahun Totsuko berubah nama menjadi SONY Corp. Langkah inovatif dan berani ini diikuti oleh produk yang berkualitas dan strategi pemasaran ke seluruh negara yang dianggap potensial. Setelah beberapa tahun nama SONY Corp telah dikenal seluruh dunia dan merupakan jaminan produk yang berkualitas dan inovatif. Orang pasti mengenal produk SONY mulai dari televisi, walkman, film, kaset musik, hingga mesin permainan PS3.

Perubahan nama yang dilakukan oleh SONY adalah buah dari sensitivitas mereka terhadap perubahan yang akan terjadi dimasa mendatang. Sensititas visioner ini akhirnya membuat mereka berani melakukan inovasi perubahan nama yang tidak lazim bagi perusahaan Jepang, tetapi akan mampu mentransfer visi mereka. Dan hasil proses perubahan nama yang diawali dengan inisiasi sampai akhirnya secara resmi digunakan membutuhkan endurance dan kesabaran untuk memetik hasilnya. (dod-brn)

Sumber : www.sony.net ; www.wikipedia.org ; www.so-net.de

 

Franklin D. Roosevelt

Franklin D. Roosevelt
Happiness is not in the mere possession of money; it lies in the joy of achievement, in the thrill of creative effort
(Source : -)